Seafood beku adalah salah satu tugas tersulit untuk kantong vakum. Produknya dingin, keras dan sering tajam, karton ditumpuk tinggi, dan kemasan bisa dikirim dari pabrik di Jawa Timur ke pembeli di Jakarta, Bali atau luar negeri. Memilih ketebalan yang tepat adalah cara termurah untuk menghindari tusukan dan frost burn.
Kenapa seafood berat untuk film
Udang punya ekor dan rostrum yang runcing. Ikan utuh punya sirip dan duri. Kepiting dan lobster punya cangkang. Bahkan fillet membeku menjadi balok dengan sudut tajam. Pada minus 18°C film menjadi kurang lentur, dan setiap guncangan selama pengiriman menekan bagian runcing itu ke film. Satu lubang kecil membuat udara masuk, dan produk di dekatnya mengering dan memucat. Itulah frost burn.
Ketebalan umum
Sebagai titik awal: fillet lunak, bakso ikan dan balok udang kupas biasanya cukup dengan PA/PE 70 sampai 90 μm. Udang dengan kepala, ikan utuh dan cumi biasanya butuh 100 sampai 120 μm. Kepiting, lobster, potongan bertulang dan produk berduri mungkin butuh 150 μm atau lebih. Kemasan lebih besar dan isi lebih berat butuh ketebalan lebih tinggi daripada kemasan ritel kecil untuk produk yang sama.
Ini kisaran, bukan aturan. Lini produksi, glazing, desain karton dan rute pengiriman Anda semuanya bisa mengubah jawabannya.
Lebih tebal tidak selalu lebih baik
Lebih tebal menaikkan biaya per kantong dan membuat film lebih kaku, yang bisa memperlambat penyegelan dan menambah kerutan di lipatan. Kadang jawaban yang lebih baik adalah kantong dengan nylon lebih banyak di posisi yang tepat, lapisan segel PE yang lebih lunak, atau kantong yang lebih pas dengan produk sehingga produk tidak bergerak di dalamnya.
Hal lain yang membantu
Glazing udang sebelum dikemas melunakkan bagian runcing. Menyusun udang di tray atau berlapis rata mengurangi titik tekan. Kantong hitam-bening menyamarkan sedikit es dan melindungi warna dari cahaya. Karton yang kuat dan tidak penyok saat ditumpuk mencegah banyak kerusakan yang sering disalahkan pada kantong.
Ingat bahwa ketebalan untuk karton ekspor 5 kg tidak sama dengan kemasan ritel 250 g. Kemasan yang lebih berat menekan lebih keras pada setiap bagian runcing.
Bening atau hitam-bening
Banyak eksportir seafood memakai kantong vakum hitam-bening. Bagian belakang hitam menyamarkan sedikit es dan memberi kontras kuat sehingga udang dan salmon terlihat lebih cerah. Sisi hitam juga menahan cahaya, yang membantu menjaga warna di bawah lampu supermarket. Kantong bening memperlihatkan seluruh produk dan sering dipilih untuk food service dan grosir.
Polos atau embossed untuk seafood
Pabrik besar biasanya memakai mesin chamber atau rollstock dengan kantong polos atau film thermoforming. Pengolah kecil dan operator cold storage dengan sealer nozzle butuh kantong embossed. Saran ketebalan di atas berlaku untuk keduanya.
Uji sebelum memesan
Cara terbaik memilih adalah uji coba kecil. Kemas produk yang sama dengan dua ketebalan, bekukan, kirim beberapa karton dengan cara biasa, lalu buka dan hitung yang bocor. PackEm bisa menyediakan jumlah uji coba dalam dua atau tiga ketebalan sesuai ukuran Anda, sehingga keputusan diambil berdasarkan angka nyata, bukan tebakan.